Selama kurang lebih 3 bulan saya mempersiapkan buku kedua saya yang berjudul 15 Jurus Antirugi Buka Usaha Rumah Makan dan tepat pada tanggal 2 Juli 2008 buku telah terbit dan beredar di seluruh toko buku di Indonesia. Buku ini merupakan pengalaman yang selama ini saya jalani dalam mengelola usaha waralaba Bakso Malang Kota "Cak Eko". Latar belakang saya menulis buku ini adalah didasari kepada fenomena menjamurnya bisnis kuliner saat ini yang mengalami perkembangan cukup luar biasa. Hal tersebut tidak lepas peran dari makin banyaknya acara-acara di berbagai stasiun televisi yang menayangkan liputan kuliner dari berbagai kota di Indonesia ataupun mancanegara. Liputan di berbagai media cetak juga turut andil dalam perkembangan bisnis kuliner dengan menampilkan kolom khusus yang mengulas berbagai warung/resto/rumah makan yang khas di setiap kota di Indonesia maupun mancanegara. Kebanyakan warung/resto/rumah makan yang diliput oleh media elektronik maupun media cetak memang kebanyakan sudah dikenal di masing-masing kota dengan ciri dan keunikan masing-masing. Imbasnya banyak dari pemirsa televisi ataupun pembaca media cetak yang terprovokasi untuk ikut terjun membuka bisnis warung/resto/rumah makan (dengan berbagai alasan dan pertimbangan) tanpa mengetahui persiapan-persiapan apa saja yang mesti dipersiapkan selain sekedar melampiaskan hobi masak-memasak dan mencoba-coba peruntungan tentunya. Apabila hal tersebut terjadi maka dapat dipastikan dalam hitungan bulan banyak warung/resto/rumah makan yang tutup karena sepi pengunjung. Untuk menghindari hal tersebut, maka buku ini saya hadirkan untuk memberikan Jurus, Kiat-Kiat, Strategi serta Panduan yang praktis bagi Anda yang ingin terjun di usaha warung/resto/rumah makan maupun yang sudah berkecimpung lama di usaha ini namun tidak mengalami kemajuan yang berarti.Selasa, 24 Juni 2008
Jurus-Jurus Yang Akhirnya Keluar Juga!!!
Selama kurang lebih 3 bulan saya mempersiapkan buku kedua saya yang berjudul 15 Jurus Antirugi Buka Usaha Rumah Makan dan tepat pada tanggal 2 Juli 2008 buku telah terbit dan beredar di seluruh toko buku di Indonesia. Buku ini merupakan pengalaman yang selama ini saya jalani dalam mengelola usaha waralaba Bakso Malang Kota "Cak Eko". Latar belakang saya menulis buku ini adalah didasari kepada fenomena menjamurnya bisnis kuliner saat ini yang mengalami perkembangan cukup luar biasa. Hal tersebut tidak lepas peran dari makin banyaknya acara-acara di berbagai stasiun televisi yang menayangkan liputan kuliner dari berbagai kota di Indonesia ataupun mancanegara. Liputan di berbagai media cetak juga turut andil dalam perkembangan bisnis kuliner dengan menampilkan kolom khusus yang mengulas berbagai warung/resto/rumah makan yang khas di setiap kota di Indonesia maupun mancanegara. Kebanyakan warung/resto/rumah makan yang diliput oleh media elektronik maupun media cetak memang kebanyakan sudah dikenal di masing-masing kota dengan ciri dan keunikan masing-masing. Imbasnya banyak dari pemirsa televisi ataupun pembaca media cetak yang terprovokasi untuk ikut terjun membuka bisnis warung/resto/rumah makan (dengan berbagai alasan dan pertimbangan) tanpa mengetahui persiapan-persiapan apa saja yang mesti dipersiapkan selain sekedar melampiaskan hobi masak-memasak dan mencoba-coba peruntungan tentunya. Apabila hal tersebut terjadi maka dapat dipastikan dalam hitungan bulan banyak warung/resto/rumah makan yang tutup karena sepi pengunjung. Untuk menghindari hal tersebut, maka buku ini saya hadirkan untuk memberikan Jurus, Kiat-Kiat, Strategi serta Panduan yang praktis bagi Anda yang ingin terjun di usaha warung/resto/rumah makan maupun yang sudah berkecimpung lama di usaha ini namun tidak mengalami kemajuan yang berarti.Selasa, 06 Mei 2008
PRAKTEKKAN ATURAN 60-30-10!!!
Formula ini yang saya gunakan dalam mengembangkan bisnis yang saya jalani saat ini, dan mungkin bisaditerapkan oleh rekan-rekan yang akan memulai bisnis atau bahkan yang sudah mulai siapa tahu bermanfaat dan berguna untuk kemajuan.Buka Usaha ? INGAT "C"!!!
Bagi rekan-rekan yang telah memulai bisnis atau akanmemulai bisnis ingat selalu "C" dan tempatkan dalam pikiran yang paling atas.Antisipasi Kegagalan dengan 10 M
2. Matangkan diri Anda dengan banyak belajar dari semua yang Anda lihat, dengar, mengerti dari sekitar Anda dan dari bacaan sehari-hari.
Jumat, 25 April 2008
Pemikir dan Pelaksana???
Kalau kita telaah dan renungkan lebih jauh berdasarkan pengamatan pada orang-orang di sekitar kita maupun diri kita sendiri yang mungkin pernah mengalami kegagalan dalam usaha ataupun karir, maka dapat disimpulkan orang-orang yang mengalami kegagalan itu dapat dibagi menjadi dua, yakni :Sabtu, 12 April 2008
Jangan Berkutat Pada Formalitas Usaha!!!
Banyak orang yang terperangkap dalam formalitas dalam menjalankan usaha yang baru dirintisnya. Misalnya, mereka ingin usaha tersebut bernaung di bawah bendera/payung PT (Perseroan Terbatas), kantor yang bagus berikut fasilitas yang bagus, jajaran staf yang siap membantu, termasuk sekretaris lulusan sekolah sekretaris ternama untuk menambah prestise. Buntutnya, usaha terlunta-lunta karena energi dan modal tersedot untuk mewujudkannya. Seperti kita ketahui biaya mendirikan sebuah PT (Perseroan Terbatas) adalah mahal, maklumlah memang ada anggapan di masyarakat bahwa jika seseorang memiliki PT (Perseroan Terbatas) artinya ia orang yang kaya dan bisnisnya bisa dikatakan besar, apalagi sampai mempunyai 2 atau 3 PT (Perseroan Terbatas) yang tercetak di kartu nama, artinya ia lebih sukses. Itu anggapan yang salah!!!, justru bagi saya ini akan jadi boomerang bagi Anda.., saya katakan begitu karena apabila Anda sudah mempunyai sebuah PT (Perseroan Terbatas) dapat saya ibaratkan PT (Perseroan Terbatas) tersebut adalah seekor sapi, yang mana walau sapi itu belum/tidak mendatangkan uang Anda harus terus memberinya makan dan minum. Nah jika Anda sudah membuka sebuah PT (Perseroan Terbatas) Anda tetap harus mengeluarkan biaya setiap bulan/tahun untuk urusan dengan instansi-instansi terkait walau perusahaan Anda belum beroperasi.Kamis, 10 April 2008
Apa Sih Alasan Anda Berbisnis???
Salam Sukses Selalu
Selasa, 08 April 2008
Jangan Pernah Anggap Sampingan!!!
Jumat, 28 Maret 2008
Pilih Partner Buka Usaha Baru Perlukah???
Ada alasan dimana Anda tidak dapat menjalankan usaha seorang diri atau membutuhkan seorang atau beberapa partner, yang pertama adalah perasaan takut dan yang kedua adalah tidak mempunyai modal yang cukup. Kecenderungan orang yang baru pertama kali terjun buka usahaadalah lebih suka bekerjasama dengan rekan usaha dikarenakan masih mempunyai perasaan takut. Dengan adanya rekan usaha, mereka merasa lebih berani. Padahal itu adalah cara yang salah!!! Saya ingatkan jangan sekali-kali Anda mencari partner usaha hanya karena alasan
takut untuk memulai usaha sendiri. Kenapa saya katakan begitu,karena sebuah usaha yang dibangun dengan permulaan seperti itu hampir dapat dipastikan akan berakhir dengan pemutusan dengan partner usaha Anda. Sering terjadi orang yang baru mulai membuka usaha bekerjasama dengan dengan sahabat mereka. Hal itu terjadi karena mereka menganggap bahwa sahabat bisa lebih dipercaya dan semua urusan atau aturan serba gampang dan fleksibel. Namun hal tersebut menurut saya justru alasan yang salah dalam penentuan partner dalam usaha. Orang yang dapat bersahabat dengan baik belum tentu dapat menjadi rekan usaha yang baik pula!!!. Sering saya jumpai khususnya dalam dunia usaha bahwa dua orang sahabat yang bekerjasama berakhir dengan permusuhan. Jika usaha itu gagal sudah pasti mereka tidak dapat tetap bersahabat. Malah, meski usaha bisa maju dan sukses mereka dapat menjadi musuh karena timbul perasaan saling iri. Manusiawi, sebelum melihat uang banyak orang belum serakah. Hal yang sama dapat terjadi dengan kerjasama antara kakak-beradik ataupun dengan kerabat. Banyak orang yang memulai usaha dengan bekerjasama dengan anggota kerabat sendiri, namun saat timbul perselisihan yang berakibat permusuhan, nasib mereka malah lebih tragis.
Kamis, 13 Maret 2008
Alangkah Indahnya Mengikuti Kebiasaan Entrepreneur Sukses Yang Zuhud (Rendah Hati)
Kesuksesan merupakan dambaan, keinginan dan impian setiap manusia di dunia ini. Segala daya upaya akan dijalankan untuk meraih kesuksesan tersebut. Walau ukuran sukses bagi setiap orang berbeda-beda tapi pada intinya semua orang pasti ingin sukses.
Guru besar di Amerika David C. Mc Clelland yang mendalami perjalanan orang-orang sukses di dunia mengatakan bahwa mereka yang sukses adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti mencoba, sekalipun harus dan sering mengalami kegagalan.
Bagi Anda yang ingin sukses, coba ikuti apa saja yang dilakukan oleh orang-orang sukses yang berupaya untuk Zuhud berikut ini :
1. Orang sukses yang Zuhud selalu percaya diri dan ingin memainkan peranan penting serta sesuatu demi kemaslahatan umat. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilannya masing-masing dan menyadari bahwa keterampilan inti tersebut juga memberikan nilai pada keterampilan yang lain. Mereka sadar bahwa karya terbaik akan menghasilkan kompensasi/hasil yang baik pula.
2. Orang sukses yang Zuhud tidak takut mengambil risiko. Mereka berusaha untuk menggapai mimpinya dengan melakukan penghematan, membangun jaringan/komunitas dengan banyak orang serta lincah dalam mencoba sesuatu yang dianggap baru untuk mengikuti perkembangan trend.
3. Orang sukses yang Zuhud selalu menikmati apa yang dikerjakan. Mereka selalu melihat pekerjaan adalah sebuah hobi sekaligus kesenangan. Mereka juga memilih pekerjaan yang dapat membangkitkan semangat juang dalam menghadapi tantangan.
4. Orang sukses yang Zuhud tidak pernah berhenti belajar karena mereka menyadari bahwa ilmu pengetahuan tidak aka nada habisnya walau terus digali dan digali.
5. Orang sukses yang Zuhud tidak pernah berpandangan negative terhadap apa yang dilakukan/dikerjakan. Mereka mampu menyemangati diri sendiri untuk meraih kesuksesan, karena pada umumnya orang sukses punya cara tersendiri untuk memotivasi dirinya untuk terus dan terus berkarya.
6. Orang sukses yang Zuhud, tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan pekerjaan dan mempunyai semangat luar biasa serta cerdik dalam memanfaatkan segenap waktu & kemampuannya dalam menggapai kesuksesan
Salam Sukses Selalu
Kamis, 06 Maret 2008
Jangan Hanya Terpancing Emosi!!! Mulai Dari Yang Kecil....
Rabu, 05 Maret 2008
Jangan Pernah Putus Asa & Berkecil Hati!!!, Yang Penting Lihat Nanti.......
Sepenggal kisah yang mungkin bisa menjadi motivasi bagi Anda dalam menyikapi hidup bahwa jangan pernah pesimis serta berkecil hati dengan diri dan usaha Anda masing-masing walau sering diejek, dicemooh, dan dipandang sebelah mata oleh orang disekeliling Anda. Yang terpenting tetap yakin, mau berjuang, tidak pernah putus asa pasti kesuksesan akan tercapai.- Albert Einstein dikatakan, "Bolot, tidak suka bergaul, dan senantiasa hanyut dalam khayalan bodohnya.
- Aristotle Onassis saat sekolah merupakan si tolol nomor satu dan biang kerok, sehingga pernah dikeluarkan dari beberapa sekolah. Akhirnya dia gagal dalam ujian dan tidak punya ijazah walau diploma sekalipun.
- Guru Bethoven menyebut Beethoven sebagai komposer yang tidak mempunyai harapan.
- Charles Darwin dianggap oleh semua gurunya (termasuk ayahnya sendiri) sebagai seorang budak biasa dan mempunyai tingkat kecerdasan di bawah normal.
- Henry Ford 5 kali gagal dalam bisnis dan bankrut
- Prestasi Isaac Newton amat lemah ketika di sekolah dasar
- Leo Tolstoy, pengarang buku "War and Peace" pernah dikeluarkan dari akademi.
- Semasa kuliah, Louis Pasteur adalah seorang mahasiswa sederhana dimana dia mendapat peringkat nomor 15 dari 22 orang mahasiswa lain dalam mata kuliah kimia.
- Leon Uris, pengarang buku terlaris , "Exodus" pernah gagal dalam ujian bahasa inggris sebanyak 3 kali semasa di sekolah menengah.
- Pendiri Fedex (Federal Express) pernah diberitahu bahwa idenya tidak masuk akal, dan diberi nilai merah (tidak lulus) oleh profesor di universitasnya. Tiga puluh tahun kemudian, Federal Express menjadi sebuah perusahaan ekspedisi ekspres yang terbesar di dunia dengan 128.000 orang karyawan dan mempunyai modal lebih dari US$7 milyar.
- Guru Thomas Alfa Edison pernah mengatakan bahwa dia terlalu bodoh untuk belajar sesuatu.
- Walt Disney pernah dipecat oleh seorang redaktur surat kabar karena kekurangan ide.
- Winston Churchill pernah tidak naik kelas enam.
- Semasa Silvester Stallone menjalani ujian di Universitas Dexel, dia diberitahu bahwa peluang masa depannya hanyalah sebagai seorang tukang reparasi elevator. Dengan demikian ayahnya yang sering memukul mengatakan bahwa dia adalah seorang anak yang tidak bisa diharapkan.
- Woody Allen, seorang penulis, editor, dan penerbit yang telah mendapat anugerah Academy Award pernah gagal dalam ujian bahasa inggris dan gagal membuat film di Universitas New York.
- Akio Morita, pendiri SONY corporation adalah murid yang bodoh. Ia menempati peringkat terakhir dari 180 murid di kelas ilmu pastinya.
Salam Sukses Selalu
Kamis, 21 Februari 2008
Jangan Hiraukan Suara-Suara Miring Yang Menakut-Nakuti
Senin, 18 Februari 2008
Jangan Buru-Buru Bicara Untung Dahulukan Kualitas!!!
Mendefinisikan visi dan misi dalam pendirian sebuah usaha merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam memulai usaha. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang yang berkeinginan membuka usaha pasti ingin meraih keuntungan dari usaha yang akan dijalankan. Kerap kali uang dalam nominalnya menjadi tolak ukur keberhasilan suatu usaha.Berapa besar omzet hari ini dan berapa keuntungan perbulan kerap menjadi pertanyaan pemilik usaha kepada karyawan.
Tapi bagi yang ingin memulai usaha jangan menjadikan uang atau keuntungan menjadi satu-satunya tujuan, karena apabila kita memfokuskan kepada keuntungan maka kita akan lalai mendefinisikan tujuan-tujuan kecil lainnya yang justru sebagai jembatan menuju tujuan tersebut.
Sebagai contoh apabila kita memulai usaha dibidang makanan sebaiknya tujuan utamanya adalah memberikan citarasa dan pelayanan yang prima kepada pelanggan. Ingat bahwa pelanggan yang puas akan kembali lagi dengan mengajak teman-teman atau sanak saudara mereka.
Yang perlu diperhatikan untuk pebisnis yang baru memulai usaha adalah pengawasan usaha secara intensif pada awal-awal usaha dibuka. Selain itu juga mesti memiliki ide-ide kreatif untuk mempertahankan keuntungan usaha selama beberapa tahun ke depan. Strategi dan rencana yang matang disertai pengamatan pasar yang akurat setidaknya dapat mengurangi kagagalan serta kerugian.
Apapun usaha Anda bekerjalah dengan penuh keyakinan, bersungguh-sungguh agar pelanggan atau konsumen merasa puas atas produk atau jasa yang kita jual. Jika semua ini dilakukan dengan maksimal dan penuh keikhlasan maka tujuan yang ingin dicapai berupa pundi-pundi uang akan mengalir dengan sendirinya. Sebaliknya jika kita ingin mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dan meninggalkan tujuan-tujuan kecil dalam usaha maka bersiap-siaplah untuk gigit jari.
Senin, 04 Februari 2008
Bagaimana Kalau Tidak Punya Modal Sama Sekali????
- Carilah hutang dari sumber-sumber yang mudah dan murah.
- Ber-hutanglah “hanya” untuk investasi yang produktif.
- Jika Anda harus membayar hutang, dahulukan hutang-hutang yang memiliki suku bunga paling tinggi.
- Janganlupakan perjanjian hutang piutang secara tertulis. Ini akan bisa melindungi kedua belah pihak dari kemungkinan perselisihan dikemudian hari.




